
Position paper terbaru menyoroti bagaimana edukasi apoteker berbasis teknologi, sistem rujukan yang lebih cerdas, dan akses yang lebih baik terhadap self-care berkualitas dapat mendukung literasi kesehatan dan akses layanan kesehatan yang lebih merata
Singapura — 2 April 2026 — SwipeRx, platform profesional farmasi terbesar di Asia Tenggara, bersama Opella, hari ini meluncurkan position paper terbaru berjudul Trust Begins at the Counter: A Roadmap for Pharmacy-Led Self-Care (2023–2028), yang mendorong pengakuan lebih besar terhadap peran apoteker komunitas sebagai mitra terdepan dalam meningkatkan literasi kesehatan, self-care, dan akses layanan kesehatan yang lebih merata di seluruh Asia Tenggara.
Dokumen ini menyoroti satu realita yang sederhana namun mendesak: bagi jutaan masyarakat di Asia Tenggara, apoteker sering kali menjadi tenaga kesehatan yang paling mudah dijangkau. Di banyak negara di kawasan ini, jumlah kunjungan ke apotek mencapai sepuluh kali lipat dibandingkan kunjungan ke dokter. Selain itu, sebanyak 70% hingga 85% konsumen di Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia telah memanfaatkan apotek sebagai titik layanan kesehatan utama. Faktor kepercayaan juga berperan besar, dengan 33,6% konsumen memilih apotek karena percaya pada keahlian profesional apoteker.
Dikembangkan oleh SwipeRx dan Opella, position paper ini memadukan pengalaman lapangan, data pembelajaran digital, serta rekomendasi kebijakan untuk menunjukkan bagaimana apoteker dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mendukung self-care yang aman, terinformasi, dan dapat diperluas secara luas.
Dampak Nyata Sejak 2023
Sejak 2023, kemitraan antara SwipeRx dan Opella telah menunjukkan dampak yang terukur di berbagai negara Asia Tenggara. Kedua organisasi ini telah menerbitkan lebih dari 46.000 sertifikat pelatihan self-care terakreditasi, mengembangkan modul pembelajaran digital di lebih dari 8 topik self-care, serta membantu apoteker mencatat rata-rata peningkatan sebesar 16% dalam pengetahuan self-care, kepercayaan diri, dan kemampuan melakukan rujukan. Di Vietnam, kemampuan apoteker dalam memberikan rujukan yang tepat meningkat dari 45% menjadi 90% setelah mengikuti pelatihan self-care.
Roadmap untuk Memperluas Dampak hingga 2028
Roadmap terbaru ini menghadirkan kerangka kerja yang praktis untuk memperluas dampak tersebut hingga 2028.
Dibangun di atas tiga pilar utama — Berdayakan & Edukasi, Perluas Akses, dan Rujuk — roadmap ini berfokus pada pembekalan apoteker melalui pelatihan berbasis sains dan skenario, peningkatan akses terhadap solusi self-care berkualitas yang tersedia bebas, serta penguatan kemampuan mengenali red flag dan jalur rujukan ke sistem kesehatan. Pada 2028, SwipeRx dan Opella menargetkan untuk: menerbitkan sedikitnya 80.000 sertifikat secara total, melibatkan sedikitnya 60.000 apoteker dalam pelatihan digital self-care, mencapai rata-rata peningkatan 25% dalam pengetahuan self-care, dan mendorong peningkatan 30% dalam kepercayaan diri apoteker yang telah mengikuti pelatihan.
Perspektif Kepemimpinan
“Apoteker komunitas merupakan salah satu penggerak terpenting dalam layanan kesehatan sehari-hari di Asia Tenggara, namun perannya masih sering belum mendapat pengakuan yang layak,” ujar Farouk Meralli, Founder dan CEO SwipeRx.
“Melalui position paper ini, kami mendorong hadirnya sistem yang lebih kuat, kebijakan yang lebih cerdas, serta investasi yang lebih besar terhadap apoteker sebagai pemimpin self-care yang tepercaya. Ketika apoteker dibekali dengan pelatihan, alat bantu, dan dukungan rujukan yang tepat, mereka dapat membantu jutaan orang mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik, lebih dini, dan dengan lebih percaya diri.”
Perempuan di Pusat Layanan Kesehatan Berbasis Apotek
Paper ini juga menyoroti peran sentral perempuan dalam layanan kesehatan yang dipimpin apoteker. Di dalam jaringan SwipeRx yang terdiri dari lebih dari 310.000 profesional farmasi, sebanyak 78% merupakan perempuan — banyak di antaranya tidak hanya berperan sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai pemilik usaha dan pengasuh keluarga.
Melalui position paper ini, SwipeRx dan Opella juga mendorong kebijakan yang inklusif gender untuk memperluas akses terhadap pembelajaran terakreditasi, mobilitas karier, dan peluang kepemimpinan sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan komunitas.
Perspektif Industri
“Self-care benar-benar bermakna ketika masyarakat dapat menerapkannya dengan mudah, percaya diri, dan didukung oleh sumber yang tepercaya di sekitar mereka,” ujar Maria Valentina Sposito, ASEA Zone General Manager Opella. “Di Asia Tenggara, apoteker sering kali menjadi tenaga kesehatan yang paling mudah diakses, sehingga mereka memegang peran penting dalam membangun komunitas dan sistem kesehatan yang lebih kuat. Bersama SwipeRx dan asosiasi apoteker tepercaya, kami telah menerbitkan lebih dari 46.000 sertifikat pelatihan self-care terakreditasi di seluruh kawasan, membantu apoteker memperkuat pengetahuan, kepercayaan diri, dan kemampuan rujukan mereka untuk mendukung komunitas dengan lebih baik. Di Opella, kami percaya bahwa kesehatan seharusnya ada di tangan setiap orang — dan itu dimulai dengan membekali apoteker agar dapat mengubah ilmu pengetahuan menjadi panduan praktis di tempat yang paling bermakna: di balik meja apotek.”
Prioritas Kebijakan
Position paper ini menguraikan lima prioritas kebijakan bagi pemerintah, sistem kesehatan, dan pemangku kepentingan industri:
- Memperkuat kepemimpinan dalam literasi kesehatan dengan mengintegrasikan keterampilan self-care dan konseling ke dalam kerangka pelatihan dan Continuing Professional Development (CPD) nasional.
- Menghadirkan sistem dan insentif yang mendukung dengan mengakui peran apoteker dalam pencegahan dan pengurangan beban sistem kesehatan.
- Mendorong integrasi sistem melalui jalur rujukan digital dan pertukaran data antara apotek dan fasilitas kesehatan publik.
- Memberdayakan perempuan melalui kebijakan yang inklusif gender untuk mendukung tenaga kerja farmasi yang mayoritas perempuan.
- Memastikan akses yang lebih merata melalui jalur regulasi yang transparan untuk self-care yang aman dan berbasis bukti.
Ajakan untuk Bertindak
Bagi para pembuat kebijakan, pesannya jelas: self-care yang dipimpin apoteker bukanlah solusi pelengkap semata. Ini adalah pendekatan yang praktis dan dapat diperluas untuk meningkatkan literasi kesehatan, memperkuat upaya pencegahan, serta membantu meringankan beban sistem kesehatan yang semakin tertekan.
Bagi pelaku industri kesehatan dan sektor ritel, roadmap ini juga menyoroti peluang besar untuk meningkatkan standar layanan self-care dengan mendukung apoteker melalui edukasi digital yang lebih baik, alat bantu pengambilan keputusan, serta akses terhadap produk dan informasi yang tepercaya.
“Setiap hari di SwipeRx, kami menyaksikan secara langsung bagaimana apoteker berkontribusi dalam mengubah hasil kesehatan di komunitas mereka,” tambah Meralli.
“Perkembangan profesi ini menuntut agar apoteker sepenuhnya terintegrasi dalam sistem kesehatan dan diakui bukan hanya sebagai penyalur obat, tetapi juga sebagai edukator terdepan, penasihat tepercaya, dan mitra rujukan yang vital.”
Akses Laporan Lengkap
Position paper lengkap berjudul Trust Begins at the Counter: A Roadmap for Pharmacy-Led Self-Care (2023–2028) kini tersedia di SwipeRx.
Baca Selengkapnya
Tentang SwipeRx
SwipeRx adalah ekosistem layanan kesehatan digital terdepan bagi profesional farmasi di Asia Tenggara, yang menghubungkan lebih dari 300.000 profesional di 50.000 apotek. SwipeRx mengoperasikan platform edukasi terakreditasi online terbesar bagi apoteker di kawasan ini, serta organisasi pembelian bersama (group purchasing organization) terbesar untuk apotek independen di Indonesia yang menyediakan akses terhadap obat-obatan terjangkau dan solusi pembiayaan.
Di SwipeRx, kami percaya bahwa jalan menuju kesehatan komunitas yang lebih baik dimulai dari apotek.
Informasi lebih lanjut tentang SwipeRx tersedia di: www.swiperx.com
Tentang Opella
Opella adalah self-care challenger dengan portofolio paling murni dan terbesar ketiga secara global di pasar Over-The-Counter (OTC) serta Vitamins, Minerals & Supplements (VMS). Misi Opella adalah menghadirkan kesehatan ke tangan masyarakat dengan menjadikan self-care sesederhana yang seharusnya — bagi setengah miliar konsumen di seluruh dunia, dan terus bertambah.
Misi ini didukung oleh 100 merek terpercaya, tim global beranggotakan 11.000 orang, 13 fasilitas manufaktur kelas dunia, serta 4 pusat pengembangan sains dan inovasi khusus, termasuk salah satunya di Virginia, Australia.
Informasi lebih lanjut tentang misi Opella tersedia di: www.opella.com
Kontak
Imanuel Hutagalung
Vice President, Marketing
[email protected]
+62818929998



